Notification

×

Kode Iklan Disini

Kode Iklan Disini

Asen Dan Cici Kuasai Pasar Mesin Judi Tembak Ikan Di Marelan,Titipapan Hingga Belawan,Polda Sumut Didesak Bertindak!

Jumat, 16 Januari 2026 | Januari 16, 2026 WIB Last Updated 2026-01-16T07:28:58Z
Keterangan Foto; Sebuah Lokasi Perjudian Tembak Ikan Di Kawasan Titipapan Marelan Lancar Beroperasi.


MEDAN] Perjudian tembak ikan dan mesin Roulete di kawasan Medan Utara kini semakin meresahkan masyarakat. Disinyalir, praktik haram itu diduga berjalan mulus tanpa mendapat hambatan dari Aparat Penegak Hukum Polres Belawan maupun Polda Sumut.


Dari hasil penelusuran wartawan Selasa(13/1/26) sore, bisnis haram perjudian tembak ikan ini berjalan terang-terangan di lokasi keramaian tersebar diberbagai tempat di wilayah Medan Utara.


“Semua orang tahu lokasi perjudian ketangkasan tembak ikan di kawasan Medan Utara milik Hansen kebal hukum. Sebab, kalau hukum benar-benar ditegakkan, tidak mungkin tempat-tempat itu masih beroperasi,” kata ungkap salah seorang warga yang minta namanya dirahasiakan, Selasa (13/1/2026).


Menurutnya, Asen merupakan keturunan Tionghoa yang dijuluki warga sebagai “raja judi” Medan Utara. Ia menguasai hampir seluruh titik mesin tembak ikan di wilayah tersebut, dengan wanita yang akrab di panggil ci, sebagai tangan kanan yang mengatur distribusi mesin, aliran uang, dan koordinasi lapangan.


Bahkan, agar melancarkan usahanya, Asen Menempatkan oknum diduga aparat TNI agar terhindar dari gangguan.


“Pengawasnya diduga oknum TNI", jelasnya.


Data lokasi yang teridentifikasi dikelola Asen, di antaranya: Marelan Point – 2 titik, Jalan Jala – 1 titik, Kota Bangun – 3 titik, Mabar – 2 titik, Martubung (Depan SPBU) – 1 titik, Pasar 10 Helvetia Gg. Bima – 2 titik, Pasar 9 Helvetia (Dekat Cafe Lestari) – 1 titik, Pasar 2 Timur (Dekat Pabrik Udang) – 1 titik dan dikawasan Jalan Titipapan Marelan.


Terpisah, Kapolres Pelabuhan Belawan yang dikonfirmasi melalui Wakapolres Belawan Kompol Dedi yang dikonfirnasi awak media melalui pesan WhatsApp, hingga kini belum memberikan tanggapan. (Tim)