Keterangan Foto; Aktifitas Perjudian Tembak Ikan Di Kabupaten Karo terus berlanjut.
KARO] Praktik Perjudian Tembak Ikan kini kembali marak bagaikan Jamur yang tumbuh subur di beberapa Kecamatan di Kabupaten Karo.
Ratusan mesin perjudian itu bebas beroperasi bak telah mendapat "restu" dari Polres Tanah Karo dan Polda Sumut.
Maraknya perjudian tembak ikan di Kabupaten Karo membuat sejumlah warga dan tokoh Agama seperti di Kecamatan Kabanjahe,Kecamatan Merek,Kecamatan Tiga Panah,Tigannderket,dan Kota Berastagi Kabupaten Karo mendesak Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Februanto untuk segera meninjau ulang Jabatan Kapolres Tanah Karo AKBP Pebriandi Haloho Dan Kasat Reskrim Polres Tanah Karo AKP Eriks Nainggolan.
Lapak-lapak perjudian tembak ikan diketahui kini semakin marak dan bebas beroperasi di Kabupaten Karo,seperti yang terdapat di perbatasan Merek-Saribudolok Kecamatan Merek, Kabupaten Karo atau tepatnya tidak jauh dari lokasi wisata Tongging.
Penelusuruan wartawan di salah satu warung kopi disana, permainan judi tembak ikan milik Oknum berambut cepak berinisial KS yang disinyalir sebagai bos judi asal Kabupaten Dairi selalu ramai dikunjungi pecandu judi.
Terdapat 4 mesin judi tembak ikan. Sementara para pemain tampak mengelilingi setiap mesin tembak ikan yang berukuran 1 X1.5 Meter tersebut.
Para pemain pun disinyalir datang dari berbagai daerah mana,seperti Merek,Saribu Dolok dan Kabupaten Dairi.
Tak hanya itu puluhan lokasi perjudian tembak ikan juga menjamur di Kecamatan Kabanjahe sekitarnya,seperti di Karangen Boys Kolam Pancing di Desa Jandi Meriah,Kecamatan Tiganderket,serta di Desa Mardinding Kecamatan Mardinding dimana seluruhnya masuk di Wilayah Kabupaten Karo,Polres Tanah Karo.
Selain membuka bisnis perjudian tembak ikan,Bandar judi Kabupaten Karo juga membuka Judi Dadu Putar dan Judi Togel yang sampai hari ini bebas beroperasi di Desa Jandi Meriah Tiganderket dan Kecamatan Kabanjahe,Merek,Tiga Panah,dan Kota Berastagi.
"Udah 5 bulan lebih lah bang,ramai kali pecandu Narkoba dan Penjudi mesin tembak ikan,didekat situ, Bandarnya pintar melobi-lobi Bang,kalau gak bisanya kerja bagus di tinjau ulang aja lah lagi Kapolres Karo dan Kasatreskrim Polres Tanah Karo ini,"beber seorang Warga yang juga warga Tiganderket kepada wartawan.
“Kami sangat berharap Polres Tanah Karo jangan bermain-main dengan bandar judi,khususnya di perbatasan Merek Saribudolok ini,” Tegas Warga kepada wartawan.
Hal yang sama juga disampaikan warga Kabanjahe lainnya yang tinggal tak jauh dari perjudian Tembak Ikan dikawasan Terminal Kabanjahe.
“Kami warga disini resah bang,aktifitas mesin judi itu, siang malam ramai terus tempat tersebut. Kami warga disini cemas dampak buruk dari lokasi itu," Terang Warga Lainnya mengaku pedagang sekitar terminal.
“Kami minta itu segera ditutup, kami tidak mau daerah kami ini jadi ajang perjudian dan sarang narkoba nantinya,” ucapnya lagi.
Menyoal hal itu Kapolres Tanah Karo yang dikonfirmasi wartawan melalui Kasat Reskrim Polres Tanah Karo AKP Eriks Raydikson Nainggolan ST pada kamis(8/1/26) siang dan Senin(19/1/26) sore melalui pesan singkat Whatsaap masih memilih bungkam dan enggan membalas pesan konfirmasi wartawan.(Tim)