Notification

×

Kategori Berita

Tags

Kode Iklan Disini

Kode Iklan Disini

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Nasib Petani Di Durin Tonggal Pancur Batu Deli serdang Dapatkan Pupuk Kandas,Sebut KUPT Dan Dinas Pertanian Deli Serdang Periksa UD Pupuk Janji Palsu!

Jumat, 20 Februari 2026 | Februari 20, 2026 WIB Last Updated 2026-02-20T04:55:07Z
Keterangan Foto; Dinas Pertanian Pemkab Deli Serdang menggelar Rapat terkait dugaan penyelewengan Pupuk Subsidi di Desa Durin Tonggal,Kecamatan Lancur Batu,Kabupaten Deli serdang Sumut.Selasa(3/3/26) pagi.



Deli Serdang] Sejumlah masyarakat di desa Durin Tonggal,Kecamatan Pancur Batu,Kabupaten Deli serdang,Sumatera Utara yang tergabung dalam beberapa Kelompok Tani masih menunggu sikap tegas dari Dinas Pertanian Pemerintah Kabupaten Deli serdang yang berjanji akan melakukan pemeriksaan tehadap sebuah UD Pupuk di Desa Mereka yang diduga kuat menjual Jatah pupuk petani keluar daerah yakni ke Kabupaten Karo Sumut.


"Rapat kemaren gak ada hasilnya,sekarang KUPT dan Dinas Pertanian Kabupaten Deli serdang pun menghilang tanpa kejelasan,nasib kami bagaimana ini?",Ketus Ginting salah seorang petani di Durin Tonggal.


Meski Dinas Pertanian Pemerintah Kabupaten Deli serdang telah melakukan rapat bersama Menyikapi kelangkaan dan dugaan penyelewengan Pupuk bersubsi yang diduga dilakukan oleh Kios Pupuk PIMART di Desa Durin Tonggal,Kecamatan Pancur Batu,Kabupaten Deli serdang Sumatera utara,belum ada sikap tegas dari Dinas Pertanian Pemerintah Kabupaten Deli serdang.


Rapat bersama Kelompok Tani masyarakat Desa Durin tonggal itu dihadiri langsung oleh perwakilan dari Dinas Pertanian Syahruddin yakni Fungsional Dinas Pertanian Syahruddin dan Kepala KUPT Dinas Pertanian Kecamatan Pancur Batu,Dinas Pertanian Kabupaten Deli serdang Rosleni bersama Kepala Desa Durin Tonggal Jakup Sembiring dan Sekertaris Desa Altanta Tarigan SH bersama sejumlah Kelompok Tani Desa Durin Tonggal.


Dalam rapat tersebut,sejumlah petani mengutarakan pupuk yang seharusnya menjadi jatah petani secara tiba-tiba berkurang bahkan hilang saat hendak di beli di Kios PIMART Desa Durin Tonggal.


"Kami datang ke kios yang awalnya jatah saya sekian jadi berkurang,pas mau saya tebus pun dah ngak ada lagi,tolong lah Pak Bupati Deli serdang,Dinas Pertanian jangan membela UD,bela lah Kami Petani yang memilih dan mempercayakan Bapak menjadi Bupati,",Keluh Iwan salah seorang masyarakat Dusun II,Desa Durin Tonggal,Kecamatan Pancur Batu.



Kepada Masyarakat Fungsional Dinas Pertanian Kabupaten Deli Serdang Syahruddin bahkan menyebut ketersediaan pupuk untuk Kecamatan Pancur Batu terbilang sangat cukup.


"Pupuk untuk Kecamatan Pancur batu ini disediakan 12.000 ton",Beber Syahruddin.


Sharuddin tak menampik  jika berlarut-larut,Tim KPPP dengan unsur Aparat Penegak Hukum(APH) dengan unsur Kepolisian dan Kejaksaan.


"Kalau ini nanti ditidak selesai masalah ini akan sampai ke KPPP",Tegas Syahruddin.



Namun sayang,Rapat yang digelar sejak pukul 10 pagi hingga pukul 13.00 wib  tersebut tidak membuahkan hasil.


Tak puas dengan hasil rapat,Warga yang tergabung dalam kelompok tani tersebut pun mendesak untuk dilakukannya audit atau pemeriksaan terhadap penyaluran atau Alokasi pupuk dari Kios PIMART yang dianggap tidak transparan.dan mengaku akan membuat pengaduan ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan Polda Sumatera Utara.


Turut hadir dalam rapat,Kepala Desa Durin Tonggal Jakup Sembiring,dan Sekertaris Desa Durin Tonggal Altanta Tarigan SH bersama puluhan masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani.


Hingga berita ini kembali diterbitkan,puluhan Petani di Desa Durin Tonggal,Kecamatan Pancur Batu,Deli serdang masih menunggu jatah pupuk bersubsidi untuk tanaman diperkebunan ladang mereka.(Tim)