Keterangan Foto; Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Februanto[Kiri] dan Aktifitas Galian C Diduga Ilegal Di Desa Durin Tongga[Tengah &Kanan]
Sumut] Aktifitas Galian C Tanah uruk dan Pasir diduga kuat Ilegal di Desa Durin Tonggal Kecamatan Pancur batu Kabupaten Deli serdang masih terus beroperasi merusak sungai Deli tanpa adanya penindakan dari Pihak Kepolisian,baik dari Polsek Pancur Batu,Polrestabes Medan,hingga Polda sumut.
Sejumlah alat berat masih terus beroperasi mengeruk pasir dari sungai Deli dan Tanah uruk yang dimuat ke dalam Dump truk.
Puluhan Dumptruk berisikan material tanah dan pasir tampak lalu-lalang keluar dari lokasi Galian-Galian C diduga kuat tak berizin alias Ilegal tanpa kuatir dengan kedatangan Pihak Kepolisian.
Salah 1 lokasi Galian C Ilegal penyumbang jalan rusak dan Debu jalan berada di Desa Durin Tonggal,Kecamatan Pancur Batu.
"Abu semua terbang dijalan ini Bang,materialnya tanah,ditutup terpal pun enggak,jalan hancur dibuatnya,Polda Sumut yang begini-begini kayak ngak open,padahal merugikan Negara ini,jalan hancur dibuatnya,muatannya penuh melebihi Tonase",Ketus Adi,Pengendara sepeda motor yang mengaku juga warga Kecamatan namorambe.
Tak hanya pengendara sepeda motor,Sejumlah warga yang menetap tak jauh dari aliran sungai dan jembatan pun mengaku resah dengan aktifitas pengerukan pasir di desa Mereka,terlebih curah hujan dan Banjir yang kerap datang tiba-tiba.
"Kami yang takut Pak kalau begini,karena sekarang kan musim banjir,bisa rumah kami yang terancam dan keluarga kami,jangan nanti banjir bandang kayak di Tapanuli utara dan Tapanuli tengah sana lah baru sibuk Polda Sumut itu," Beber Beru Ginting salah seorang warga yang tinggal tak jauh dari dekat jembatan Penghubung Desa Durin Tonggal Pancur Batu dan Kecamatan Namorambe.
Ginting dan warga lainnya yang bermukim dikawasan sungai Deli itu pun mendesak Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto untuk segera melakukan penindakan tegas terhadap pelaku Galian C Ilegal yang merusak lingkungan sungai.
"Tolong lah Pak Kapolda Sumut ditangkap ini! Dulu sudah pernah digrebek semua galian di Namorambe dan Durin Tonggal ini,sekarang dah ngak ada lagi di Grebek",Ketus Ginting diamini warga lainnya.
Menyoal hal itu Narasisumut.com telah mengonfirmasi Kapolrestabes Medan Kombes Pol Calvin Simanjuntak melalui pesan singkat whatsaap namun belum memberikan balasan.
Begitu juga dengan Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto yang juga dikonfirmasi melalui pesan singkat Whatsaap sejak Selasa(9/12/25) siang belum memberikan balasan.(Tim)